Jual Kopra Putih Berkualitas dengan Harga Bersaing

Kopra putih merupakan daging buah kelapa kering utuh yang masih memiliki sedikit sisa kulit tempurungnya. Proses pembuatannya dikeringkan untuk menguapkan kandungan airnya. Tanaman kelapa sendiri adalah tanaman serba guna, karena seluruh bagian dari tanaman tersebut dapat dimanfaatkan dan diolah untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat. Mulai dari batang, akar, bunga, buah, hingga daun semuanya dapat diolah untuk diperjual belikan.

Kelapa, Komoditas Terpenting di Daerah Tropis

Jual Kopra Putih Berkualitas dengan Harga BersaingTanaman kelapa dianggap sebagai tanaman terpenting di daerah tropis. Pohonnya ramping namun tingginya bisa mencapai hingga 25 meter. Buah yang dihasilkan pun memiliki ukuran yang besar, mulai dari panjangnya yang bisa mencapai 30 cm hingga 45 cm dan diameternya yang mencapai 15 cm hingga 20 cm. Buah kelapa terbungkus oleh serat yang tebal. Di dalam buah terdiri dari air kelapa dan daging buah yang terlindungi oleh tempurung kuat.

Buah kelapa berasal dari daerah Indo-Malaya yang kemudian tersebar secara merata di daerah tropis secara alami maupun dengan bantuan manusia. Orang Eropa yang berlayar dan menjelajahi dunia baru pada akhirnya mengenal buah serba guna ini dalam perjalanannya.

Pohon kelapa tumbuh dengan subur di daerah datar dekat dengan laut yang hanya berjarak beberapa meter dari permukaan air. Pohon kelapa pada umumnya hanya akan mulai berbuah setelah mencapai umur 5 atau 6 tahun. Pohon akan berbuah secara penuh ketika mencapai umur 15 tahun. Buahnya sendiri memerlukan waktu hingga satu tahun untuk benar-benar matang sehingga dapat dikonsumsi. Satu pohonnya bisa berbuah hingga mencapai 100 buah tiap tahunnya namun dengan jumlah 50 buah pohon sudah dianggap baik.

Meskipun potensi komersil tertinggi kopra putih di negara-negara barat kopra adalah sebagai sumber alam berharga bahan dasar minyak kelapa, di Asia penggunaannya jauh lebih dari itu. Di Indonesia dan negara-negara Asia sendiri, pemanfaatan kelapa tidak hanya sebatas kopra untuk diolah menjadi minyak saja. Daging bisa dikonsumsi menjadi makanan hingga sajian minuman. Tempurung kelapa bisa dijadikan arang, serat buah kelapa bisa digunakan untuk membuat berbagai macam benda, mulai dari kerajinan tangan hingga sapu ijuk.

Selain sebagai bahan dasar minyak kelapa, kepentingan komersil tertinggi dari kopra putih juga untuk makanan ternak. Proses pembuatan keduanya saling terkait, tepatnya satu prosedur yang dijalankan bisa langsung menghasilkan kedua olahan sekaligus. Kopra dipotong menjadi potongan-potongan kecil kemudian ditekan hingga kandungan minyaknya keluar. Proses ini terus diulang hingga kopra menyerupai bentuk margarin. Proses terus diulang hingga kandungan minyak benar-benar habis. Sisa perasan inilah yang dapat digunakan sebagai makanan ternak. Kandungan proteinnya yang tinggi membuat hasil perasan kopra menjadi makanan ternak yang bernutrisi.

Tidak hanya untuk ternak sapi, sisa kopra tersebut juga bisa digunakan sebagai makanan kuda, babi, hingga ikan. Untuk kuda, penggunaannya dapat membuat bulunya menjadi lebih sehat dan mengkilap. Sedangkan untuk babi dan ikan bisa meningkatkan pertumbuhannya.

Permintaan Tinggi Komoditas Minim

Jika di negara-negara barat dikenal sebagai bahan baku minyak kelapa, di Indonesia kopra putih juga dikenal fungsinya untuk kepentingan kuliner, sebagai pelengkap bumbu masakan hingga bahan baku produk siap pakai seperti margarin. Mengingat kuliner nusantara di berbagai daerah, Jawa maupun luar Jawa, membutuhkan hasil olahan tanaman kelapa satu ini, maka permintaannya pun tak kunjung surut. Permintaan ekspor dari luar negeri pun terus berdatangan mengingat kelapa hanya bisa tumbuh subur di daerah iklim tropis.

Permintaan tinggi dari dalam maupun luar negeri tidak sepadan dengan jumlah komoditas buah kelapa yang ada. Hal ini karena minimnya keberadaan perkebunan kelapa yang khusus untuk kepentingan komersil. Pengepul, salah satunya Maksima Asta Jaya mengumpulkan panen buah kelapa dari perkebunan-perkebunan pribadi untuk mengakomodasi permintaan yang masuk. Maka, tidak heran jika pada musim tertentu ketika permintaan sedang melonjak-lonjaknya, harga kopra putih juga turut naik.

Permintaan pasar yang tinggi membuat bisnis produksi kopra putih menjanjikan. Kendati demikian, bisnisnya tidak bisa dijalankan begitu saja. Banyak hal yang harus dilakukan untuk dapat menjalankan bisnis kopra yang sukses. Tentunya, salah satu faktor utama yang harus benar-benar diperhatikan adalah kualitas kopra itu sendiri. Setelah kualitas, maka faktor lain yang menjadi prioritas kedua adalah harga yang ditawarkan.

Menjaga Kualitas Kopra Putih dengan Menggunakan Cara Produksi yang Dieksekusi dengan Tepat

Harga dapat Anda kendalikan dengan menjalin kerjasama dengan distributor atau perkebunan kelapa yang tepat. Sedangkan perihal kualitas, Anda bisa memastikan langkah-langkah pembuatanya telah tereksekusi dengan benar. Berikut uraian cara pembuatan kopra putih secara singkat untuk menghasilkan kopra yang berkualitas tinggi.

Jemur secara Langsung di bawah Sinar Matahari

Menggunakan cara ini, Anda membutuhkan waktu jemur lima hari hingga satu minggu. Meskipun terbilang cara yang termudah, menjemur mengandalkan sinar matahari bisa menganggu operasional produksi kopra dikala cuaca sedang mendung atau hujan. Tak hanya itu saja, menjemur di bawah sinar matahari dikala cuaca tidak menentu dapat menurunkan kualitas kopra. Buah kelapa yang Anda jemur mempunyai kadar air yang lebih sedikit hingga dapat memunculkan jamur.

Jemur di bawah Sinar Matahari secara Tidak Langsung

Sama halnya dengan cara sebelumnya, kopra dijemur mengandalkan sinar matahari. Perbedaannya terletak pada penggunaan lembar plastik untuk membuat panas matahari bertahan lebih lama. Dengan demikian, proses penjemuran akan jauh lebih singkat dibandingkan cara sebelumnya.

Pengasapan

Selain mengandalkan sinar matahari, terdapat pula cara lain yakni menggunakan teknik pengasapan. Kelapa yang telah dicungkil dan dipisahkan dari tempurungnya dimasukkan ke dalam tungku yang dipanaskan menggunakan sabut dan tempurung kelapa di bawahnya. Jika kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk menjemur kopra, maka cara ini bisa menjadi alternatif.

Menggunakan Mesin Oven

Tiga cara membuat kopra sebelumnya memang memakan waktu lebih lama meskipun dana yang dibutuhkan lebih sedikit. Namun, jika kecepatan produksi menjadi prioritas karena banyaknya permintaan, maka menggunakan mesin oven bisa menjadi alternatif yang paling sesuai.

Cara Produksi Terbaik

Meskipun dalam praktiknya tiap-tiap cara pembuatan kopra putih mempunyai keunggulan masing-masing, cara yang terbukti paling ampuh untuk menjaga kualitas kopra adalah dengan menjemurnya di bawah sinar matahari. Panas yang berasar dari sinar matahari memang membuat proses pengeringan kopra memakan waktu lama. Namun, proses alami itulah yang justru menjaga kualitas tinggi kopra. Kandungan air yang ada dalam kopra putih bisa secara alami menguap sehingga kandungan minyak kelapa tidak tercampur dengan airnya.

Maksima Asta Jaya sendiri mengandalkan cara pembuatan kopra putih dengan bantuan sinar matahari. Kopra yang telah dicungkil dari tempurungnya kemudian ditata di lahan pribadi yang telah terlindungi dari gangguan hewan yang dapat merusak kualitas kopra. Proses pengeringan kopra ini bergilir, secara langsung di bawah sinar matahari dan secara tidak langsung menggunakan tutup plastik untuk menangkap panas sinar matahari agar bertahan lebih lama. Sebagai produsen kopra yang telah lama beroperasi, kami juga telah mempunyai relasi baik dengan berbagai pemilik perkebunan kelapa sehingga stok, kualitas, dan harga kopra kami bisa lebih stabil.

Informasi jual beli kopra putih Surabaya, Jakarta, Sulawesi, Sumatera, Kalimantan dan seluruh Indonesia silahkan hubungi kami melalui form contact pada website ini. Whtasapp +6282231231982 & email : [email protected]